Berita  

Kasat Intelkam Polres Batu Bara Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Bahaya Narkoba dan Perundungan

BATU BARA – sumutmerdeka.id Polres Batu Bara terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif. Melalui program Police Goes To School, Kasat Intelkam Polres Batu Bara AKP Agus Situmorang, SH, memberikan arahan, pemahaman hukum, sosialisasi tertib berlalu lintas serta edukasi bahaya narkoba kepada para pelajar UPT SMP Negeri 2 Tanjung Tiram, Senin (7/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut dilaksanakan במסגרת upacara bendera di halaman UPT SMP Negeri 2 Tanjung Tiram dan berlangsung dengan aman, tertib serta penuh antusiasme dari para siswa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Intelkam Polres Batu Bara AKP Agus Situmorang, SH, Kepala Sekolah UPT SMP Negeri 2 Tanjung Tiram Nurhayati, Bhabinkamtibmas Polsek Talawi Brigadir Riad, para guru serta seluruh siswa-siswi UPT SMP Negeri 2 Tanjung Tiram.

Dalam kesempatan itu, AKP Agus Situmorang bertindak sebagai Pembina Upacara dan menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para pelajar.

Ia mengingatkan bahwa generasi muda merupakan penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, para siswa diminta untuk menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan.

“Kalian adalah generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Saya mengajak seluruh siswa untuk menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan,” pesan AKP Agus Situmorang di hadapan para peserta upacara.

Kasat Intelkam juga secara tegas mengingatkan para siswa agar tidak pernah mencoba narkoba. Menurutnya, narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan cita-cita dan masa depan seseorang hingga berujung pada persoalan hukum.

Selain bahaya narkoba, AKP Agus Situmorang turut menyoroti persoalan tawuran dan perundungan atau bullying yang masih menjadi ancaman bagi dunia pendidikan.

Ia menegaskan bahwa tidak ada kebanggaan dalam melakukan kekerasan. Para pelajar diharapkan mampu menyelesaikan setiap perbedaan dengan cara yang baik, melalui dialog, saling menghargai serta menjaga nama baik sekolah dan keluarga.

Dalam era perkembangan teknologi saat ini, para siswa juga diingatkan untuk menggunakan media sosial secara bijak. Teknologi, kata dia, harus dimanfaatkan sebagai sarana belajar, berkarya dan meningkatkan prestasi, bukan untuk menyebarkan kebencian, melakukan penipuan maupun tindakan lain yang melanggar hukum.

AKP Agus Situmorang juga mengajak seluruh siswa untuk berani mengatakan tidak terhadap setiap ajakan negatif dari siapa pun.

Para pelajar diminta untuk memilih lingkungan pergaulan yang membawa dampak positif serta aktif mengikuti berbagai kegiatan akademik, olahraga, seni, organisasi sekolah dan kegiatan keagamaan.

“Jika ada yang mengalami gangguan, ancaman atau membutuhkan bantuan dari pihak Kepolisian, silakan menghubungi Call Center 110 sebagai layanan Polri kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, perlindungan terhadap generasi muda tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama antara sekolah, keluarga, masyarakat dan Polri untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan mampu melahirkan generasi berprestasi.

Kegiatan Police Goes To School tersebut diawali dengan pelaksanaan upacara bendera, mulai dari penghormatan kepada pemimpin upacara, pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pembukaan UUD 1945, pembacaan Pancasila hingga penyampaian amanat Pembina Upacara.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bantuan dari Polres Batu Bara melalui Kasat Intelkam. Dalam kesempatan tersebut, pihak Kepolisian menyerahkan bantuan berupa dua buah tas sekolah dan dua buah bola kepada pihak sekolah.

Program Police Goes To School merupakan salah satu upaya Polres Batu Bara dalam memberikan pembinaan dan edukasi kepada para pelajar sejak dini, khususnya mengenai pemahaman hukum, pentingnya tertib berlalu lintas serta bahaya penyalahgunaan narkoba.

Diharapkan melalui kegiatan tersebut, para siswa memiliki kesadaran hukum yang lebih baik serta mampu menjaga diri dari berbagai tindakan yang dapat merusak masa depan.

Sekitar pukul 08.30 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan dan ditutup dengan foto bersama. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.

Exit mobile version