Berita  

Tauran di Tanjung Tiram Aksi Tindakan Brutal

banner 120x600
Spread the love
BATU BARA | Sumutmerdeka.id – Situasi keamanan di Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, kini memprihatinkan dan dikhawatirkan sudah berada di luar kendali. Pasalnya, aksi tawuran antar-remaja yang terjadi Jalan Rakyat Kel Tanjung Tiram Kec Tanjung Tiram Batu Bara Sumatera Utara mengancam keselamatan jiwa pedagang kaki lima (PKL) dan dirugikan harta benda warga secara massal. Kamis (16/4/2026).
Dok.Ist-SM : Dilokasi Tersisa-sisa Barang Dibakar Alsi Tauran Secara Terbuka.
Penjual sarapan pagi serta goreng-gorengan di depan UPT SD Negeri 04 Jl. Rakyat Kel Tanjung Tiram dan pajak monja ikut korban akibat tingkat laku anak-anak tiga sekilas.
Peristiwa aksi anarkis tersebut semakin meresahkan, dan membakar Gerobak milik Pedagang Kaki Lima (PKL) tersisa puing-puing kayu terbakar.
Selain itu meja, gerobak dirusak dan dihancurkan, bukan sampai disitu. Bahkan meja diseret dan dibawa masuk ke dalam Gang Jogja.
Dilokasi sisa-sisa barang tersebut dibakar secara terbuka.
Tindakan ini memicu kepanikan warga karena lokasi pembakaran berada tepat di tengah pemukiman padat penduduk, sangat dekat dengan rumah-rumah warga.
Hal ini tentu sangat berbahaya dan berpotensi memicu kebakaran massal yang bisa melalap lingkungan tersebut.
Akibat tindakan brutal ini, warga kini hidup dalam ketakutan yang luar biasa. Muncul kekhawatiran besar bahwa jika dibiarkan terus berlanjut tanpa penanganan serius, konflik ini bisa berubah menjadi perang terbuka antar-kampung yang sulit dikendalikan.
Salah satu titik panas terjadi di wilayah Desa Suka Maju, tepatnya di Gang Jogja. Suasana duka dan keputusasaan terlihat jelas di mata warga setempat. Seorang IRT tak kuasa menahan tangis menimpa tempat usaha satu-satunya, bangku dan steling kami dibakar habis.
Berdasarkan informasi sumber, bentrokan ini melibatkan kelompok pemuda dari dua desa yang berbatasan langsung, yaitu Desa Suka Jaya Pqsar Melintang, dan Jogja Desa Suka Maju.
Konflik ini bukan insiden baru, melainkan masalah lama yang sudah berkarat, timbul kembali.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih terus menanti langkah konkret dan kepastian hukum dari pihak berwenang, tanpa lagi diwarnai oleh kekerasan dan ancaman tawuran. (Red)
 #TawuranRemaja #TanjungTiram #BatuBara #Kriminalitas #KeamananMasyarakat #StopTawuran #BeritaSumut #AparatPenegakHukum #WargaResah #SumutUpdate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *