Berita  

Siap Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran, PP GP Al Washliyah Gelar Rapimnas 2026

Siap Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran, PP GP Al Washliyah Gelar Rapimnas 2026
Siap Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran, PP GP Al Washliyah Gelar Rapimnas 2026

Jakarta, SumutMerdeka.id— Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Al Washliyah secara resmi menegaskan komitmennya untuk mengawal dan menyukseskan jalannya roda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Penegasan tersebut mengemuka dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2026 bertajuk “Memperkuat Konsolidasi Gerakan Pemuda Al Washliyah dalam Mengawal Pemerintahan Prabowo Subianto serta Menjaga Keutuhan NKRI” yang digelar di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, pada 23–24 September 2026.

Ketua Umum PP GP Al Washliyah, H. Aminullah Siagian, menginstruksikan seluruh jajaran pengurus dan kader di tingkat pusat hingga daerah untuk aktif menjaga stabilitas nasional serta siap berkolaborasi erat dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam).

“Kami menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus dan kader di seluruh Indonesia untuk aktif bergerak menjaga stabilitas negara,” ujar Aminullah dalam keterangannya, Rabu (24/9/2026).

Dukungan penuh turut disuarakan oleh Pengurus Besar (PB) Al Washliyah. Bendahara Umum PB Al Washliyah, Drs. H. Rizal Naibaho, M.M., mengapresiasi kemandirian dan konsistensi organisasi otonom kepemudaan ini dalam mencetak kader berkarakter Islami.

“PB Al Washliyah akan selalu mendukung penuh program-program positif yang diinisiasi oleh GPA,” kata Rizal.

Pesan Kemenkopolkam: Pemuda Sebagai Penjaga Moderasi

Mewakili Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenkopolkam, Mayjen TNI Dr. Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr (Han), menyampaikan tiga arahan strategis terkait peran vital pemuda dalam menjaga kedaulatan bangsa:

  1. Penjaga Moderasi: Menjadi benteng kokoh dari ancaman paham radikalisme maupun ekstremisme kanan dan kiri.
  2. Perekat Sosial: Mempererat keberagaman bangsa guna meminimalisasi polarisasi masyarakat.
  3. Kekuatan Pembangunan: Menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial nasional.

“Gerakan Pemuda Al Washliyah harus mampu berdiri di garis depan untuk memperkuat stabilitas politik dan keamanan nasional, serta menjadi garda utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,” tegas Mayjen TNI Heri Wiranto.

Konsolidasi Lintas Organisasi

Kegiatan nasional ini diikuti oleh 350 peserta yang terdiri dari unsur Pimpinan Pusat, utusan resmi 11 Pimpinan Wilayah, serta 102 Pimpinan Daerah dari seluruh penjuru Indonesia. Pembukaan acara ditandai dengan prosesi pemukulan gong secara bersama-sama oleh para tokoh yang hadir.

Rapimnas 2026 ini juga menjadi ajang konsolidasi besar keluarga besar Al Washliyah bersama jajaran Organisasi Kepemudaan (OKP) nasional. Turut hadir jajaran Ketua Umum Pimpinan Pusat badan otonom Al Washliyah—seperti HIMMAH, Muslimat Al Washliyah, IPA, APA, dan IGDA—serta pimpinan OKP nasional di antaranya Pemuda Muslimin Indonesia, GM Mathla’ul Anwar, Gerakan Pemuda Islam (GPI), dan GM Al Ittihadiyah.

Melalui forum pimpinan nasional ini, GP Al Washliyah berhasil melahirkan sejumlah rekomendasi strategis internal dan eksternal untuk dijalankan secara solid oleh seluruh kader demi kemaslahatan umat dan bangsa.

Exit mobile version