banner 728x250
Berita  

IWO dan Zuriat Dorong 15 Anggota Pansus DPRD Batu Bara Tetap Kompak Perjuangkan Plasma 20 Persen

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

BATU BARA – sumutmerdeka. Id Perjuangan mewujudkan kebun plasma perkebunan sawit sebesar 20 persen di Kabupaten Batu Bara memasuki tahapan penting. Kekompakan seluruh pihak dinilai menjadi kunci agar perjuangan tersebut tidak berhenti sebatas rapat dan pemanggilan perusahaan, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

Dukungan itu disampaikan Ketua PD Ikatan Wartawan Online (IWO) Batu Bara, Darmansyah, bersama Datuk Zuriat Kedatukan Lima Puluh, Wan Izhar Fauzi, bergelar Maharadja Seri Indera Muda, Senin (28/9/2026).

banner 325x300

Darmansyah menegaskan, perjuangan plasma membutuhkan kerja bersama antara inisiator, 15 anggota Panitia Khusus (Pansus) Plasma Perkebunan DPRD Batu Bara, Pemerintah Kabupaten Batu Bara, BPN, serta seluruh pihak terkait.

“Saat ini Pansus Plasma sedang mengagendakan pemanggilan 13 pemilik perusahaan yang berada di Kabupaten Batu Bara. Ini membutuhkan kerja keras seluruh elemen yang terlibat, termasuk Pemkab Batu Bara dan BPN,” tegas Darmansyah.

Menurutnya, tahapan pemanggilan perusahaan menjadi momentum penting untuk menggali secara menyeluruh data dan realisasi kewajiban pembangunan kebun masyarakat sekitar perkebunan.

Karena itu, seluruh anggota Pansus diminta tetap solid dalam menjalankan tugasnya agar proses pendalaman persoalan plasma dapat dilakukan secara serius, transparan dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Senada, Wan Izhar Fauzi meminta 15 anggota Pansus Plasma DPRD Batu Bara bersama para inisiator, Pemkab Batu Bara, BPN dan pihak terkait lainnya tetap kompak dan seirama dalam memperjuangkan terwujudnya kebun plasma bagi masyarakat.

“Seluruh pihak diharapkan kompak dan seirama untuk mewujudkan plasma perkebunan 20 persen sesuai perundang-undangan. Keberhasilan ini tentu akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di sekitar perkebunan,” ujarnya.

Ia menilai, perjuangan plasma bukan sekadar persoalan angka 20 persen, tetapi menyangkut peluang masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi dari keberadaan perkebunan yang beroperasi di daerah tersebut.

Karena itu, sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, BPN, masyarakat, inisiator dan perusahaan menjadi bagian penting dalam mencari penyelesaian yang dapat memberikan kepastian sekaligus manfaat bagi masyarakat.

Terpisah, Ketua Pansus Plasma Perkebunan DPRD Kabupaten Batu Bara, Ismar Khomri, mengapresiasi dukungan yang diberikan IWO Batu Bara dan Zuriat Kedatukan Lima Puluh.

“Atas nama Pansus Plasma Perkebunan DPRD Batu Bara, kami mengucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi dukungan yang diberikan IWO dan Zuriat Kedatukan Lima Puluh kepada kami. Mudah-mudahan apa yang kita perjuangkan ini dapat berhasil sehingga membawa kesejahteraan bagi masyarakat Batu Bara,” ungkapnya.

Dengan dukungan berbagai elemen tersebut, perjuangan Pansus Plasma DPRD Batu Bara kini diharapkan tetap berada dalam satu irama: mengawal proses, membuka data, memastikan kewajiban perusahaan, dan memperjuangkan manfaat perkebunan agar benar-benar dirasakan masyarakat Batu Bara.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *