Ormas Bermasalah. Pemkab Batu Bara Rapat Pembentukan Satgas Penanganan Premanisme.

banner 120x600
Spread the love
BATU BARA | Sumutmerdeka.id – Pemerintah Kabupaten Batu Bara menggelar rapat rencana pembentukan Tim Satuan Tugas (Satgas) Terpadu untuk penanganan dan pembinaan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang terafiliasi kegiatan premanisme. Rapat berlangsung pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Batu Bara sebagai langkah menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta iklim investasi di daerah.
Rapat dipimpin oleh Plh. Sekda Batu Bara, Drs. Bambang Hadisuprapto, dan dihadiri unsur Forkopimda serta sejumlah pimpinan perangkat daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Polres Batu Bara, Kejaksaan Negeri Batu Bara, Kodim 0208/As, hingga kepala dinas terkait yang memiliki peran dalam menjaga ketertiban dan stabilitas daerah.
Dalam rapat tersebut, peserta membahas secara rinci rencana penyusunan keanggotaan Satgas Terpadu yang akan difokuskan pada penanganan praktik premanisme serta aktivitas ormas bermasalah yang dinilai mengganggu keamanan, ketertiban masyarakat, dan dunia usaha. Pembentukan Satgas ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi gangguan keamanan di Kabupaten Batu Bara.
> “Pembentukan Satgas ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan kondisi daerah yang aman dan kondusif, khususnya dalam mendukung investasi dan kegiatan ekonomi,” mengemuka dalam forum rapat.
Hasil dari penyusunan tersebut nantinya akan dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan (SK) Bupati Batu Bara sebagai dasar hukum pembentukan dan pelaksanaan tugas Satgas di lapangan. Setelah SK diterbitkan, dokumen akan disampaikan kepada masing-masing instansi terkait untuk kemudian ditindaklanjuti melalui rapat lanjutan yang membahas teknis pelaksanaan kegiatan.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Batu Bara menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan daerah secara terpadu dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan masyarakat.
Rapat yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB tersebut berjalan dengan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif tanpa adanya gangguan. (Unit-2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *