GPMPI Minta Aparat Kepolisian Tingkatkan Patroli Rutinitas di Bulan Ramadhana.

banner 120x600
Spread the love
Ilustrasi : Personil Polres Batu Bara Cegah Kriminalitas di Tempat Ibadah Saat Tarawih.

BATU BARA | Sumutmerdeka.id – Pengurus Besar Gerakan Pemuda Peduli Indonesia (PB GPMPI) desak Kapolres Batu Bara melalui bawahannya dari Sat Samapta dan Kasat Intelkam Polres Batu Bara, guna meningkatkan dan himbauan Patroli Rutinitas Cegah Curanmor. Pasalnya marak kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di bulan suci Ramadhana 1447 Hijiriah kembali menjadi sorotan setelah satu unit motor milik seorang wartawan hilang saat ditinggal Salat Tarawih di Kota Medan. Sabtu (21/2/2026).

Kendaraan jenis Yamaha NMax warna hitam itu raib saat diparkir di teras rumah korban pada hari Rabu tanggal 18 Februari 2026 sekitar pukul 20.00WIib.

b-bara2

Peristiwa tersebut menambah daftar kekhawatiran masyarakat terhadap potensi tindak kejahatan yang kerap meningkat pada momen Ramadhana, terutama saat warga melaksanakan ibadah Magrib, Isya dan Tarawih.

Korban diketahui telah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian setempat untuk proses hukum lebih lanjut.

Menanggapi situasi tersebut, Pengurus Besar Gerakan Pemuda Peduli Indonesia (PB GPMPI) meminta Polres Batu Bara agar meningkatkan imbauan kamtibmas serta patroli rutin di wilayah hukum Batu Bara.

Ketua PB GPMPI, Muhammad Royhan Al Faruq Sarma, menegaskan bahwa langkah preventif sangat penting guna menjaga kenyamanan masyarakat dalam beribadah.

“Kami meminta Polres Batu Bara untuk mengintensifkan personil Polres Batu Bara patroli rutinitas dan memberikan imbauan resmi kepada masyarakat agar lebih waspada, khususnya saat pelaksanaan Salat Tarawih dan aktivitas malam selama Ramadhana,” ujarnya.

Ia menambahkan, pencegahan dini melalui sosialisasi, patroli dialogis, serta pengawasan di titik-titik rawan seperti area masjid dan permukiman padat penduduk menjadi langkah strategis untuk meminimalisir tindakan kriminalitas.

PB GPMPI berharap aparat kepolisian bersama masyarakat dapat bersinergi menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sehingga umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadhana dengan khusyuk tanpa rasa khawatir.

Audithor : Ucok Kodam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *