TOBA | Sumutmerdeka.id – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan di Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba melalui program konservasi dan penghijauan.
Program Konservasi INALUM melakukan penanaman pohon dan pembangunan pembibitan modern untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan neraca air di Danau Toba.
Program ini dilakukan secara berkelanjutan di tujuh kabupaten sekitar Danau Toba, yaitu Toba, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Samosir, Simalungun, dan Tapanuli Utara.
INALUM membangun Pembibitan Modern Paritohan (PMP) yang mulai beroperasi pada Mei 2025 dengan kapasitas produksi hingga 500.000 bibit per tahun.
Selain itu, INALUM juga membangun Kebun Bibit Rakyat di beberapa daerah dengan kapasitas produksi masing-masing 50.000 bibit per tahun.
INALUM memproduksi berbagai jenis bibit, termasuk tanaman MPTS (Multi Purpose Tree Species) seperti alpukat, mangga, durian, dan jenis kayu-kayuan seperti pinus dan mahoni.
Dampak program konservasi ini tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar.
INALUM berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian Danau Toba sebagai sumber daya alam strategis dan warisan ekologi yang penting bagi Sumatera Utara dan Indonesia. (Red)













