Berita  

Tim SAR Gabungan Temukan Mayat Tenggelam.

banner 120x600
Spread the love

BATU BARA | Sumutmerdeka.id – Nelayan Batu Bara yang tenggelam di Tanjung Tiram telah ditemukan di perairan Bagan Asahan, dalam keadaan meninggal dunia. Korban, Mukhlis (65), warga Lingkungan III Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, dilaporkan hilang setelah kapal yang ditumpanginya dihantam ombak besar dan angin kencang di perairan Batu Bara. Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 07.30 Wib dievakuasi sekira pukul 10.00 Wib pagi.

Peristiwa nahas ini terjadi di kawasan Biruk Merah, perairan Tanjung Tiram, Kecamatan Tanjung Tiram, pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Perahu yang membawa 10 Anak Buah Kapal (ABK) tersebut dihantam gelombang besar saat hendak kembali dari melaut.

b-bara2

“Para nelayan ini merupakan jaringan timbul atau jaring gembung,” ujar Eka, Koordinator Lapangan TRC BPBD Batu Bara, yang memimpin operasi pencarian di lapangan.

Kepala Unit Markas Pol Airud Tanjung Tiram, Iptu Hendrico Kaban, membenarkan penemuan mayat tersebut dan menyatakan bahwa tim gabungan telah melakukan identifikasi dan memastikan bahwa mayat yang ditemukan adalah Mukhlis.

Mukhlis merupakan salah satu dari 10 Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di kapal penangkap ikan jenis jaring gembung. 9 ABK lainnya berhasil menyelamatkan diri dan terdampar di pesisir Pantai Desa Guntung, Kecamatan Tanjung Tiram.

Kondisi cuaca saat kejadian sangat ekstrem, dengan gelombang tinggi mencapai 2-3 meter dan angin bertiup kencang. Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Batu Bara, Basarnas Tanjung Balai-Asahan (TBA), masyarakat, dan Pol Airud telah melakukan pencarian sejak Minggu malam.

Pencarian Mukhlis telah dilakukan sejak Minggu malam oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Batu Bara, Basarnas Tanjung Balai-Asahan (TBA), masyarakat, dan Pol Airud. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *