Tembok Laut Aruna : Misteri di Dasar Laut Papua.

banner 120x600
Spread the love
Misteri di Dasar Laut Papua Tembok Laut Aruna.

BIAK | Sumutmerdeka.id – Dikedalaman laut biru Papua, tersembunyi sebuah keajaiban yang telah lama dilupakan oleh waktu—Tembok Aruna, sebuah dinding raksasa setinggi puluhan meter dan memanjang hingga 110 kilometer. Sabtu 05 Juli 2025.

Menurut legenda suku Biak kuno, tembok ini dibangun oleh Mokwanar, makhluk langit yang turun dari bintang-bintang, sebagai pelindung dunia atas dari “gerbang api” yang menganga di dasar bumi.

b-bara2

Tembok Laut Aruna ditemukan pertama kali pada 2007 oleh para penyelam modern, yang awalnya mengira itu adalah reruntuhan kota kuno.

Namun, yang mereka temukan lebih dari sekadar arsitektur purba—di batu-batu itu terdapat pola ukiran mirip peta bintang, aksara yang belum pernah teridentifikasi, dan sebuah celah besar menyerupai pintu gerbang yang tertutup rapat oleh karang dan waktu.

Dalam ekspedisi tahun 2024, seorang arkeolog muda bernama Dita Loma menemukan sesuatu yang mengejutkan : tembok itu seakan “hidup” dengan denyut elektromagnetik yang berdenyut tiap 33 jam dari dalam batu.

Dan setiap kali denyutan itu datang, kawanan ikan-ikan akan menghilang, dan suara dentingan logam menggema pelan dari balik celah.

Desas-desus mulai menyebar tentang apa yang sebenarnya ada di balik Tembok Laut Aruna.

Apakah ini sisa kota yang tenggelam?

Atau benteng yang menyegel sesuatu jauh lebih tua dan lebih berbahaya dari peradaban manapun?

Beberapa percaya bahwa Tembok Aruna adalah sisa peradaban pertama dunia, yang melampaui Atlantis, dan dibangun bukan untuk dihuni—tapi untuk mengurung sesuatu.

Kini, dunia mulai melirik lautan Papua.

Tapi para tetua suku lokal memperingatkan : “Jangan buka gerbang itu.

Tembok bukan untuk melindungi manusia dari laut.

Tapi untuk melindungi dunia dari apa yang dikurung di balik laut tersebut.” (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *