Berita  

Satria Baja Hitam Vs Superman Bentrok Antar Gang di Tanjung Tiram.

banner 120x600
Spread the love

BATU BARA | Sumutmerdeka.id – Situasi menyambut Bulan Suci Ramadhana 1447 Hijriah Justru ternoda oleh aksi Satria Baja Hitam dan Superman bentrokan yang melibatkan puluhan pemuda di Jl. Merdeka Ujung Bom tepatnya di Gang Setia, Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram Batu Bara, Sumatera Utara, pada Kamis (19/02/2026) subuh.

Peristiwa tersebut terjadi usai masyarakat melaksanakan santap sahur di hari pertama puasa.

b-bara2

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, bentrokan diduga melibatkan pemuda dari Desa Bogak dan Desa Suka Maju.

Dipicu oleh aksi saling ejek antar kelompok pemuda yang kemudian memicu emosi hingga berujung terjadi keributan dan lempar-lemparan di tempat kejadian.

Awalnya hanya adu mulut, dengan cepat berubah menjadi aksi saling serang.

Adik-adik 3 sekilo terlihat melempar batu ke arah kelompok lain, sehingga menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekitar.

Suara teriakan pun bergema karena ketakutan, adanya lemparan benda keras Batu kerikil dan batu bata serta memecah suasana.

Warga yang menyaksikan kejadian, mengaku sangat khawatir, sebab tawuran ini yang paling sadis terjadi, ridak takut jenak lempar, mala satu kelompok dengan kelompok lain saling berhadap-hadapan.

Bentrokanpun semakin meluas dan membahayakan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak dan warga yang hendak melaksanakan aktivitas subuh menjelang pagi hari.

“Kronologis kejadian awalnya ribut mulut, tapi tiba-tiba sudah saling lempar batu.

Kami takut keluar rumah karena situasinya cukup mencekam,” ujar salah seorang warga.

Bentrokan sempat mereda setelah beberapa tokoh masyarakat dan warga sekitar berupaya melerai kedua kelompok.

Atas insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Mungkin sudah kebal kali ya Bang? Cetus warga setempat itu sekaligus dirinya tertawa-tawa.

Kejadian ini menjadi perhatian serius dikalangan Sumatera Utara, apalagi tersiar di dunia maya sosial.

Emak-emak sangat berharap kepada Kadus setempat agar dapat mengambil langkah preventif pencegahan serius, untuk tidak lagi kejadian ini terulang lagi.

Momentum di Bulan Suci Ramadhan 1447/H harusnya menjadi waktu untuk meningkatkan keimanan, mempererat persaudaraan, dan menjaga ketertiban lingkungan.

Peran orang tua, tokoh masyarakat, serta aparat keamanan sangat diharapkan untuk melakukan pembinaan supaya nantinya tidak terjerumus tindakan yang merugikan diri sendiri. Momentum Bukan justru diwarnai dengan konflik yang merusak ketenangan masyarakat luas.

Audithor : Ucok Kodam.

#BatuBara #TanjungTiram #Ramadhan1447H #BentrokPemuda #GangSetia #DesaSukaMaju #DesaBogak #SumateraUtara #Kamtibmas #GenerasiMuda #RamadhanDamai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *