Berita  

Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Berujung Penikaman di Gg Setia.

banner 120x600
Spread the love

BATU BARA | Warga Gg Setia Dusun I Desa Suka Maju Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara di hebohkan ada penikaman korban saat tertidur diloteng (lantai 2) rumahnya menjadi korban penganiayaan hingga nyaris tewas. Senin 3 November 2025.

Peristiwa ini sempat mengejutkan warga dan viral di media sosial Facebook. Pemilik akun Facebook @Pika Piko yang merupakan putri korban dalam video yang dipostingnya memperlihatkan darah yang berceceran di lantai rumah.

b-bara2

Terdapat juga satu pisau kecil tanpa gagang yang diduga digunakan terduga pelaku menikam korban.

Pisau tersebut tercecer di genangan darah diduga darah korban hampir tewas.

Korban penganiayaan dan penikaman saat korban tertidur pulas diketahui bernama Zulkarnain alias Ijul Aceh (55).

Menurut anak korban Izul Aceh ada Dendam dia sama ayahku. Ayah sedang tidur, tiba-tiba dicucuk (ditikam) dengan pisau. Ayah tidur diloteng karena kami suka ribut dan biasanya ngobrol hingga pukul 01.00 Wib,” ucapnya dalam video tersebut.

Pika mengatakan ayahnya banyak mengeluarkan darah. Pika juga mengatakan terduga pelaku yang menikam ayahnya berinisial WR.

Postingan ini sontak mendapat berbagai tanggapan dari netizen. Rasa simpati dan keprihatinan diungkapkan netizen. Netizen juga mengharapkan kepolisian secepatnya menangkap pelaku.

Peristiwa tragis ini juga diposting pemilik akun Facebook @Ainul Mardyah dan dibagikan ratusan kali.

Informasi yang diterima di lapangan menyebabkan WR naik ke lantai atas (loteng) menggunakan tangga saat korban tertidur pulas, lalu menyerang menggunakan pisau tajam berulangkali.

Setelah menganiaya korban, disebutkan terduga pelaku WR melarikan diri. Sedangkan korban langsung dilarikan keluarga dan warga ke RSU Bidadari Kec Air Putih.

Sisi lain, Kapolsek Labuhan Ruku AKP Cecep Suhendra membenarkan peristiwa adanya penganiaya dan berujung penikaman tersebut.

“Kita telah melakukan olah TKP di kediaman korban Zulkarnain dan sedang melakukan penyelidikan serta memburu terduga pelaku,” jelasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *