
BATU BARA | Sumutmerdeka.id – Warga di Kel Lima Puluh Kota, Kec Lima Puluh Kab Batu Bara Sumatera Utara, menjadi sorotan tajam maraknya peredaran narkoba, di Wilayah Polres Batu Bara Polda Sumut. Senin (2/2/2026)
Walaupun Satres Narkoba Polres Batu Bara berulang-ulang kali melakukan penindakan peredaran barang terlarang tersebut dinilai masih terus terjadi dan semakin banyak prredaran narkoba.
Hal ini menimbulkan keresahan ditengah masyarakat luas.
Keluhan warga Kel Lima Puluh Kota karena merasa kecewa disampaikan melalui media sosial Facebook.
Sejumlah masyarakat mengaku aktivitas narkoba barang haram itu diduga berdampak pada meningkatnya angka kriminalitas, seperti pencurian di rumah warga, berbuat begal, tawuran, pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik petani dan Perkebunan dengan cara mengcongkel jendela atau lainya, Kondisi tersebut membuat situasi keamanan lingkungan dinilai tidak kondusif.
Menurut warga Blok 8 Lima Puluh Kota, Pasysal Hutasuhut menyebutkan para petani mengalami kerugian besar karena buah sawit yang siap panen hilang dicuri.
“Petani hanya mengandalkan sawit untuk kebutuhan hidup.
Saat mau panen, yang tersisa hanya pohonnya saja. Kami berharap polisi segera memberantas barang haram narkoba tersebut ,” tulisnya.
Diminta masyarakat Kapolres Batu Bara Polda Sumut segera meningkatkan penindakan peredaran narkoba, agar keamanan dan ketertiban di wilayah Lima Puluh Kota kembali terjaga seperri semulanya. (Red)




