BATU BARA | Sumutmerdeka.id – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) baru-baru ini melaksanakan panen padi hasil penerapan Metode Tani Nusantara (MTN) di lahan uji coba seluas ±1.000 meter persegi di Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Kuala Tanjung Kamis 09 Oktober 2025.
Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan melalui sektor pertanian.
*Keunggulan Metode Tani Nusantara:*
Mengurangi Ketergantungan Pupuk Kimia, MTN menggunakan bahan-bahan organik lokal untuk menggantikan pupuk dan pestisida kimia, sehingga lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Efisiensi biaya tanam dengan MTN hanya sekitar Rp500.000, lebih rendah dibandingkan metode konvensional yang mencapai Rp700.000.
Produktivitas MTN mencapai 220 kg per rante (400 m²), sedikit di bawah metode kimia yang mencapai 250 kg.
*Dukungan PT INALUM:*
PT INALUM memberikan pelatihan dan studi banding ke desa lain yang telah menerapkan MTN.
Perusahaan juga memberikan bantuan peralatan produksi pupuk dan pestisida organik.
Program ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDG’s 2030 nomor 2: Tanpa Kelaparan, dan mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. (Red)













