BATU BARA | Sumutmerdeka.id – Warga Kabupaten Batu Bara kembali mengalami kejadian ikan geger otak dan mati serta bertimbulan di perairan Sei Padang, Kuala Tanjung, Kecamatan Medang Deras.
Ini merupakan kejadian berulang, dan warga menduga penyebabnya adalah limbah perusahaan sekitar.
Ikan banyak mati dan bertimbulan di Sei Padang karena geger otak pada Sabtu, 30 Agustus 2025, siang hari, diduga akibat limbah perusahaan sekitar yang mencemari lingkungan.
Warga setempat merekam kejadian ini dan mengunggahnya ke media sosial Facebook, meminta perhatian pemerintah setempat untuk mengatasi masalah ini.
Warga berharap pemerintah Kabupaten Batu Bara menuntaskan persoalan limbah perusahaan sekitar yang diduga menjadi penyebab kejadian ini.
Dinas Perkim LH Kabupaten Batu Bara telah mengambil sampel air dan melakukan pengujian laboratorium pada kejadian serupa sebelumnya.
Namun, hasilnya belum diumumkan kepada warga, sehingga menimbulkan tuduhan bahwa dinas tersebut tidak bekerja secara optimal.
Pemerintah Kabupaten Batu Bara diharapkan untuk transparan dan akuntabel dalam menangani kasus ini serta memastikan bahwa perusahaan sekitar tidak lagi membuang limbah sembarangan yang dapat merusak lingkungan dan ekosistem perairan. (Red)













