Batu Bara | Sumutmerdeka.id – Dalam upaya berkelanjutan untuk membangun kesadaran tentang pentingnya keselamatan dan tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara secara resmi menggelar kegiatan Police Goes To School di lingkungan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Batu Bara pada hari Senin, 26 Januari 2026, yang dimulai tepat pukul 07.15 Waktu Indonesia Barat (WIB) dan berlangsung hingga seluruh rangkaian acara selesai.
Kegiatan yang telah menjadi program prioritas Satlantas Polri ini dipimpin langsung oleh AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H. sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Batu Bara, didukung penuh oleh IPDA Harry P. Nasution, S.H. (Kepala Kanit Keselamatan dan Keselamatan Lalu Lintas/Kanit Kamsel) beserta rombongan personel Satlantas Polres Batu Bara yang telah siap dengan berbagai materi edukatif untuk disampaikan kepada para peserta.
Para peserta yang aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini tidak hanya terdiri dari sebanyak 200 siswa/i MTs Negeri Batu Bara dari berbagai kelas, namun juga dihadiri langsung oleh Bapak Kepala Sekolah MTs Negeri Batu Bara beserta seluruh jajaran guru dan staf pendidik yang turut mendukung pelaksanaan sosialisasi ini. Sebelum memasuki sesi materi utama, kegiatan dimulai dengan upacara bendera rutin mingguan, di mana IPDA Harry P. Nasution secara khusus bertindak sebagai Pembina Upacara dan menyampaikan sambutan singkat terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas bagi kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaian materi edukasi yang disampaikan secara interaktif, para petugas Satlantas Polres Batu Bara menyampaikan berbagai poin penting yang sangat relevan dengan kondisi berlalu lintas saat ini. Pertama, diberikan penjelasan secara rinci tentang jenis-jenis rambu dan marka jalan yang ada di sekitar lingkungan sekolah dan jalan raya umum, termasuk makna serta fungsi masing-masing rambu agar para siswa dapat memahami dan menghargai setiap aturan yang telah ditetapkan.
Selain itu, para siswa juga mendapatkan pemahaman mendalam tentang bahaya yang mengintai ketika melakukan tindakan mendahului kendaraan yang ada di depan, terutama pada saat melalui tikungan atau jalan yang memiliki pandangan terbatas, yang seringkali menjadi penyebab utama kecelakaan kecil hingga besar.
Selanjutnya, para petugas juga menyoroti masalah sosial yang seringkali muncul akibat penggunaan knalpot brong pada kendaraan roda dua. Dalam paparannya dijelaskan bahwa penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar tidak hanya menyebabkan polusi suara yang mengganggu ketertiban umum, namun juga dapat menjadi pemicu terjadinya konflik antar pemuda, bahkan berkembang menjadi tindakan tawuran maupun aksi balap liar yang sangat berbahaya dan melanggar peraturan hukum. Para siswa juga diajak untuk menjadi agen perubahan dengan tidak hanya menghindari menggunakan knalpot brong sendiri, namun juga mengingatkan teman sebaya dan keluarga untuk tidak melakukan hal serupa.
Tak kalah pentingnya, para petugas juga menyampaikan data dan contoh nyata tentang akibat dari kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan kerugian materi, cedera fisik hingga kematian, serta dampak psikologis yang panjang bagi korban, keluarga, dan masyarakat sekitar. Materi ini disampaikan dengan harapan agar para siswa dapat lebih menghargai nyawa sendiri dan orang lain, serta selalu menjalankan aturan berlalu lintas dengan disiplin.
Menurut AKP Simon E. Simatupang, tujuan utama dari kegiatan Police Goes To School ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan dan kesadaran sejak dini kepada para siswa agar mereka dapat menjaga keamanan dan keselamatan diri sendiri serta orang lain dalam berlalu lintas. “Kita berharap dengan sosialisasi ini, para siswa tidak hanya menjadi pelaku yang taat aturan, namun juga dapat menjadi contoh bagi orang lain di lingkungan sekitarnya,” ujarnya dalam sambutannya.
Setelah penyampaian materi oleh para petugas, sesi tanya jawab yang sangat antusias segera diadakan. Banyak siswa yang mengajukan pertanyaan yang relevan, mulai dari cara menghadapi situasi darurat di jalan raya, hingga cara memahami rambu yang kurang umum ditemui. Para guru juga tidak ketinggalan aktif berpartisipasi dengan mengajukan pertanyaan terkait bagaimana mengedukasi orang tua siswa agar juga dapat menjadi contoh dalam berlalu lintas yang tertib.
Kepala Sekolah MTs Negeri Batu Bara yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. “Kami sangat mendukung penuh inisiatif dari Satlantas Polres Batu Bara ini, karena keselamatan siswa adalah prioritas utama kami. Melalui sosialisasi seperti ini, kami yakin para siswa akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” ucapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh semangat, diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari Satlantas Polres Batu Bara kepada pihak sekolah serta sesi foto bersama untuk mengabadikan momen kegiatan yang sangat bermanfaat ini.red















