Polsek Medang Deras Gelar Sosialisasi Jurnalistik dan Anti-NARKOBA di SMK Karya Bhakti, Dorong Siswa Jadi Generasi Cerdas dan Sehat

banner 120x600
Spread the love

Medang Deras, 08 Januari 2026 | Sumutmerdeka.id – Dalam rangka meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya literasi informasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba, Kapolsek Medang Deras AKP A.H Sagala yang diwakili oleh Kanit Binmas IPDA Muhammad Kadri, S.H., bersama personel polsek serta perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batu Bara, melaksanakan kegiatan “Go to School” yang fokus pada sosialisasi kemampuan jurnalistik dan bahaya narkoba di Sekolah SMK Karya Bhakti, Desa Pematang Cangkring, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis (08/01/2026) mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, diadakan di aula utama sekolah yang diisi oleh lebih dari 200 siswa dari berbagai jurusan yang ada di SMK Karya Bhakti. Selain pihak kepolisian dan PWI, hadir juga secara langsung Kepala Sekolah SMK Karya Bhakti Mhd Tahir, S.Pd., AIPDA Syaiful Amin Damanik (Petugas Khusus Kasus Khusus Masyarakat/Ps. Kasium), AIPDA Krismantho Samosir, S.H., seluruh guru dan staf sekolah, serta beberapa perwakilan orang tua murid yang khusus diundang untuk mengikuti acara.

b-bara2

Pada sesi sosialisasi kemampuan jurnalistik, Muhammad Amin selaku Ketua PWI Batu Bara menjelaskan bahwa kemampuan dasar jurnalistik sangat penting bagi generasi muda saat ini, terutama dalam menghadapi arus informasi yang sangat masif di era digital.

“Kalian sebagai siswa harus mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang salah, mampu menyampaikan fakta dengan jelas, dan tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks yang dapat merusak keharmonisan masyarakat,” ujarnya dalam paparannya. Ia juga memberikan pemahaman tentang etika dalam menyampaikan informasi dan cara membuat tulisan yang jelas serta informatif.

Selanjutnya, sesi bahaya narkoba dipimpin oleh IPDA Muhammad Kadri, S.H., yang menjelaskan secara rinci tentang jenis-jenis narkoba yang beredar di masyarakat, cara kerja narkoba dalam merusak sistem saraf dan kesehatan tubuh secara keseluruhan, serta konsekuensi hukum yang akan diterima oleh siapa pun yang terlibat dalam peredaran atau penyalahgunaan zat terlarang tersebut.

“Narkoba bukan hanya merusak masa depan kalian sendiri, tetapi juga akan memberikan beban besar bagi keluarga dan masyarakat. Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan sekolah dan masyarakat kita agar bebas dari ancaman narkoba,” tegas Kanit Binmas tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, AIPDA Syaiful Amin Damanik juga memberikan contoh kasus nyata yang terjadi di wilayah kerja Polsek Medang Deras terkait penyalahgunaan narkoba pada kalangan muda, serta bagaimana upaya kepolisian guna menangkal dan memberantas permasalahan tersebut melalui kerja sama dengan berbagai pihak termasuk sekolah dan masyarakat.

Kepala Sekolah SMK Karya Bhakti Mhd Tahir, S.Pd., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolsek Medang Deras dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa kita, karena selain menambah wawasan tentang dunia informasi, mereka juga mendapatkan pemahaman yang jelas tentang bahaya narkoba. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara sekolah dan kepolisian dalam membentuk generasi muda yang cerdas, kreatif, dan sehat secara fisik maupun mental,” ucapnya dengan penuh semangat.

Beberapa siswa yang mengikuti acara juga menyampaikan kesan positif mereka. “Saya sangat senang bisa mengikuti acara ini, karena sekarang saya lebih memahami bagaimana cara menyampaikan informasi dengan benar dan juga tahu betapa berbahayanya narkoba. Saya akan berbagi ilmu yang saya dapatkan ini dengan teman-teman saya yang lain,” ujar Rina (17), siswa jurusan Tata Boga.

Sebelum acara ditutup, IPDA Muhammad Kadri juga menyerahkan beberapa buku panduan tentang literasi informasi dan brosur pencegahan narkoba kepada pihak sekolah, yang akan digunakan sebagai bahan pembelajaran tambahan bagi siswa. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan penutupan oleh pihak kepolisian yang menyampaikan harapan agar pesan yang disampaikan dapat diterapkan dengan baik oleh seluruh siswa.Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *