
BATU BARA | Sumutmerdeka.id – Jalan Protokol di Jalan Merdeka depan Alfamart Desa Kampung Lalang Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara mengalami masalah. Pasalnya, tanah berserakan di badan jalan berasal dari penimbunan SMP Muhammadyah Tanjung Tiram dalam pembangunan rehab sekolah, tanah berserakan dan atau bertumpuk di badan jalan dapat memperburuk kualitas udara dan memicu masalah kesehatan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas). Jum’at 29 Agustus 2025 pukul 14.40 Wib.
Masalah ini berpotensi mengganggu pengguna jalan dan kesehatan warga sekitar.
Berikut beberapa dampak potensial:
Selain itu, tanah berserakan di badan jalan dapat menyebabkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, terutama jika jalan tersebut merupakan jalur utama bagi pengguna jalan.
Debu yang berasal dari tanah berserakan dapat memperburuk kualitas udara dan memicu masalah kesehatan seperti ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) bagi warga sekitar.
Menurut Dedi Doot tanah yang berserakan di badan jalan tak lain penyebabnya berasal dari SMP Muhammadyah Tanjung Tiram, dari situlah pucuk masalahnya.
Dalam keterangan pengawas inisial “Dd” saat ini di areal SMP tersebut sedang melaksanakan pengerjaan rehab ruang kelas sebanyak 5 pintu, sudah termasuk pembuatan Perpustakaan SMP Muhammadyah.
Terkait anggaran untuk 5 pintu ini menghabiskan mata anggaran sebesar Rp 1.5 Milyar yang bersumber dari APBN.
Disinggung apakah progres ini sama halnya dengan PMPN pengawas membantah, system pembelanjaan apa yang dibutuhkan dana di transfer oleh Pusat untuk buku rekeningnya dari Bank BNI.
Misalnya belanja material satu juta rupiah maka pusat langsung mentransfer dengan menunjukan bukti faktor bon belanja.
Untuk mengatasi masalah ini, beberapa langkah yang bisa diambil adalah:
Segera membersihkan tanah yang berserakan di badan jalan untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan mengurangi risiko kecelakaan.
Melakukan upaya pencegahan erosi tanah di sekitar area untuk menghindari masalah serupa terjadi kembali di masa depan.
Melibatkan pemerintah lokal, seperti Kecamatan Tanjung Tiram dan Kabupaten Batu Bara, untuk mendapatkan bantuan dan dukungan dalam menyelesaikan masalah ini.
Harapan masyarakat yang mungkin terkait dengan isu ini :
Masyarakat berharap jalan dapat digunakan dengan aman dan lancar tanpa hambatan yang disebabkan oleh tanah berserakan.
Samping itu, dengan adanya jalan yang baik, masyarakat berharap dapat menikmati kualitas hidup yang lebih baik, termasuk kesehatan dan keselamatan yang lebih terjamin.
Masyarakat tentunya berharap tanah yang berserakan di badan jalan dapat segera dibersihkan dan ditangani dengan baik agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan masalah kesehatan. (Red)















