banner 728x250

Pelatihan Fardhu Kifayah, Mahasiswa KKN Universitas Alwashliyah Medan Tingkatkan Pemahaman Warga tentang Perawatan Jenazah

banner 120x600
banner 468x60

Sergai, SumutMerdeka.id –  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Alwashliyah Medan melaksanakan kegiatan pelatihan fardhu kifayah sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat di Desa Pegajahan Kahan, Kecamatan Bintang Bayu, Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam melaksanakan pengurusan jenazah sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Pelatihan fardhu kifayah tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi keagamaan yang memiliki manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat. Pengurusan jenazah merupakan bagian penting dalam kehidupan umat Islam dan termasuk kewajiban kolektif yang membutuhkan keterlibatan serta kesiapan masyarakat.

banner 325x300

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pemaparan mengenai konsep dan pentingnya fardhu kifayah, sekaligus menjelaskan tahapan pengurusan jenazah secara sistematis. Materi meliputi tata cara memandikan jenazah, mengafani, menyalatkan, hingga proses pemakaman sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami agar masyarakat tidak hanya mengetahui aspek teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan dalam setiap tahapan pengurusan jenazah.

Tidak hanya melalui penyampaian materi, pelatihan juga dilengkapi dengan praktik secara langsung. Warga diberikan kesempatan untuk mengikuti setiap tahapan perawatan jenazah sehingga memperoleh pengalaman praktis dan pemahaman yang lebih mendalam. Metode praktik tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri masyarakat ketika harus membantu proses pengurusan jenazah di lingkungan tempat tinggal mereka.

Mahasiswa KKN Universitas Alwashliyah Medan menilai bahwa keterampilan fardhu kifayah perlu terus dipelajari dan diwariskan kepada generasi muda. Hal tersebut penting untuk memastikan keberlanjutan kemampuan masyarakat dalam melaksanakan kewajiban bersama ketika terjadi musibah atau kedukaan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa fardhu kifayah bukan hanya pengetahuan keagamaan, tetapi juga keterampilan yang perlu dimiliki dan dipelajari bersama. Kami berharap warga dapat berperan aktif dalam membantu proses pengurusan jenazah serta meneruskan pengetahuan ini kepada generasi berikutnya,” ujar ketua mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut.

Pelaksanaan kegiatan mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Pegajahan Kahan. Antusiasme warga terlihat dari keikutsertaan mereka dalam mengikuti pemaparan materi maupun praktik yang diberikan oleh mahasiswa. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun interaksi positif antara mahasiswa KKN dengan masyarakat desa.

Selain meningkatkan pemahaman keagamaan, pelatihan fardhu kifayah juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian sosial, rasa tanggung jawab, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang saling membantu, khususnya ketika menghadapi situasi kedukaan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Alwashliyah Medan menunjukkan bahwa program pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berorientasi pada kegiatan edukasi, tetapi juga diarahkan pada peningkatan keterampilan praktis yang dapat memberikan manfaat jangka panjang.

Pelatihan fardhu kifayah di Desa Pegajahan Kahan diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun masyarakat yang lebih siap, peduli, dan memiliki pengetahuan yang memadai dalam melaksanakan pengurusan jenazah. Dengan demikian, ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat terus diterapkan dan diwariskan kepada masyarakat, bahkan setelah masa pelaksanaan KKN Universitas Alwashliyah Medan berakhir.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *