MEDAN | Sumutmerdeka.id – Aksi Heroik sejumlah TNI AD Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 viral dimedia sosial dan mendapat kecaman dari kalangan masyarakat umum. Pasalnya kilap sumagan menyerang warga di Kecamatan Sibiru-biru. Selasa (12/11/2024)
Kapendam I/BB, Kolonel Doddy Yudha alhirnya angkat bicara terkait peristiwa pebyerangan warga Deli Serdang tersebut pada hari Minggu tanggal 10 November 2024.
Menurut Kolonel Dody Yudha mengatakan saat ini seluruh prajurir TNI AD yang terlibat dalam penyerangan warga sibiru-biru trrsebut telah ditangani oleh Pomdam I/BB.
Keterangan Kolonel Dody Yudha Oknum prajurit TNI AD yang terkonfirmasi ada sebanyak 33 orang, ungkap Yudha.
Kolonel Dody Yudha menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus mendalami motif penyerangan terhadap warga sipil di kecamatan sibiru-biru Deli Serdang, peristiwa itu terjadi pada hari Jum’at tanggal 08 November 2024 kemarin malam.
Sedangkan dari pihak Kodam masih melaksabakan penyelidikan, sebut dody.
Informasi yang diterima, kini seluruh korban luka akibat keberingasan prajurit Armed 2/105 kilap sumagan telah dirawat di RS sembiring ke RS Putri Hijau.
Masyarakat korban luka-luka menurut Kolonel Dody Yudha ada 8 orang dan sudah dipindahkan dari RS Sembiring ke RS Putri Hijau yang dilakukan oleh kodam.
Selain itu Kolonel Dody Yudha mencoba melakukan mediasi kepada pihak korban yang tewas dan luka -luka berat, sebutnya.
Pangdam juga telah melaksanakan jam komandan di batalyion Armed 2/105 dan memberikan arahan kepada seluruh prajurit, yang pada intinya tiral akan terjadi lagi peristiwa penyerangan tersebut, baik itu diwilayahnya maupun diluar wilayahnya.
Sehingga masyarakat diharapkan sudah konfusif dan aman. Dengan situasi aman dan kondusif tersebut selama mediasi selesai permasalahan bisa selesai kedepannya, sambungnya.
Tambah kolonel dody, saat ini seluruh korban luka sudah dipindahkan dari RS Putri Hijau, untuk mendapatkan pengobatan.
Editor : Ucok Kodam/Tim Redaksi.







